FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.
Semua yang perlu kamu tahu.

Jawaban untuk pertanyaan paling umum seputar Qris Pay, dari cara kerja hingga garansi uptime.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Apa itu Qris Pay dan bagaimana cara kerjanya?
Qris Pay adalah sistem otomatisasi pembayaran QRIS yang bekerja dengan membaca notifikasi saldo masuk di HP Android kamu. Ketika ada pembayaran masuk, aplikasi mendeteksi notifikasi tersebut, mencocokkannya dengan pesanan aktif, lalu mengirim konfirmasi lunas otomatis via webhook ke toko kamu.
Apakah Qris Pay termasuk payment gateway?
Tidak. Qris Pay bukan payment gateway. Kami tidak memproses atau meneruskan dana kamu. Semua uang masuk langsung ke rekening atau saldo e-wallet kamu sendiri. Qris Pay hanya membaca notifikasi dan mengotomatisasi verifikasi pesanan.
Apakah Qris Pay menyimpan atau menyentuh dana saya?
Sama sekali tidak. Semua dana dari pemindaian QRIS masuk langsung ke rekening atau saldo merchant pribadi kamu secara utuh tanpa potongan apapun dari kami.
HP pemantau harus selalu aktif?
Ya, HP Android yang dipasangi aplikasi Qris Pay harus aktif dan terhubung internet agar notifikasi bisa terpantau real-time. Kami rekomendasikan HP khusus untuk kebutuhan ini.
Bagaimana jika HP offline atau mati?
Jika HP offline, transaksi masuk berstatus PENDING hingga HP kembali online. Notifikasi tertunda langsung diproses begitu koneksi pulih.
Apakah bisa menerima pembayaran dari luar negeri?
Ya. QRIS kini berlaku di 10 negara: Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Brunei Darussalam, Jepang, dan Korea Selatan. Pembeli dari sana bisa scan QRIS kamu seperti biasa.
Apakah ada garansi uptime?
Paket Business menyertakan SLA uptime 99.9%. Paket Starter dan Pro beroperasi pada infrastruktur yang sama dengan target uptime di atas 99.5%.